BEKASI | Elindonews.my.id
Rasa syukur dan lega terlihat diwajah Efendy Pulungan, warga Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, dan tidak dapat menyembunyikan rasa harunya di Rumah Sakit.
Ayah dari M. Aspan Mazaq Pulungan ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap tim medis RS Hermina Jatinegara, Jakarta Timur, atas perjuangan mereka menyelamatkan nyawa putranya.
Peristiwa ini bermula dari insiden memilukan pada Sabtu, 31 Januari 2026. M. Aspan dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh dan tak sadarkan diri akibat serangan stroke mendadak. Di tengah situasi genting tersebut, kecepatan dan ketepatan penanganan tim ICU RS Hermina Jatinegara menjadi titik balik harapan bagi keluarga.
Pelayanan yang Memanusiakan Pasien
Efendy mengungkapkan bahwa selama masa-masa sulit di ruang ICU, ia tidak hanya melihat profesionalisme medis, tetapi juga empati yang mendalam dari para perawat dan dokter.
"Saat dunia kami terasa runtuh melihat anak saya tak sadarkan diri, para dokter dan perawat di sini bukan hanya memberikan obat, tapi juga memberikan kekuatan melalui kerja sama dan informasi yang sangat transparan. Kami merasa tidak sendirian berjuang," ungkap Efendy dengan nada bergetar.
Harapan dan Doa untuk RS Hermina
Kini, M. Aspan telah dinyatakan pulih dan diizinkan pulang untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Keberhasilan medis ini menjadi kado terindah bagi keluarga besar Efendy Pulungan.
Dengan penuh optimisme, Efendy mendoakan agar RS Hermina Jatinegara terus menjadi berkat bagi banyak orang.
"Melihat anak saya bisa tersenyum kembali adalah mukjizat yang Tuhan titipkan melalui tangan-tangan hebat di RS Hermina, " Ucapnya.
"Terima kasih telah memberikan kesempatan kedua bagi putra kami. Saya berdoa agar RS Hermina Jatinegara semakin jaya, semakin humanis, dan terus menjadi mercusuar harapan bagi keluarga-keluarga lain yang sedang berjuang demi kesembuhan orang tercinta," tutupnya penuh haru.
Redaksi






Tidak ada komentar:
Posting Komentar